Sejarah dan Konsep New Media
Internet merupakan jaringan komputer yang
dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui
proyek ARPAyang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network),
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi
dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi
cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
PENGGUNAAN INTERNET
- Menambah
wawasan dan pengetahuan
- Komunikasi
Menjadi Lebih Cepat
- Mudahnya
Belanja di Internet
- Internet
sebagai Wahana Hiburan
- Memudahkan
Mencari Lowongan Pekerjaan
- Pentingnya
Internet dalam Dunia Bisnis
New Media terdiri dari 2 kata yaitu New dan
Media. New yang berarti Baru dan Media yang berarti Perantara. Jadi New Media
merupakan Sarana perantara yang baru. Baru dalam arti disini dilihat dari segi
waktu, manfaat, produksi, dan distribusinya. dan terbentuk dari interaksi
antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di
dalamnya adalah web, blog, online social network, online forum.
New Media,mungkin mendengar kata itu banyak
diantara kita yang cukup asing untuk mendengarnya. Padahal dewasa ini New Media
atau dalam bahasa Indonesia yang berarti media baru sangat dekat dengan
kehidupan kita sehari-hari. Sebelum lebih jauh untuk memahami apa sebenarnya
yang dimaksud New Media, mari kita mengenal dahulu apa itu media.
Media menurut Association for Educational
Communications and Technology (AECT, 1997) sebagaimana Sadiman (2005: 6) adalah
segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau
informasi. Secara garis besar, dilihat dari bentuknya ada tiga jenis media
massa, yakni media cetak, media penyiaran, dan media online / internet.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini
banyak mempengaruhi kehidupan masyarakat khususnya di Indonesia. Dahulu untuk
mencari informasi, masyarakat bisa mendapatkannya melalui media
konvensional radio, koran dan televisi.
Namun kini hanya dengan bermodalkan smartphonesangat banyak informasi yang bisa
didapatkan masyarakat dengan mengakses portal media online atau sharing dan
bersosialisasi melalui media sosial.
Internet merupakan media baru yang muncul
setelah media cetak dan media penyiaran. Di Indonesia, pengembangan
infrastruktur internet dimulai sejak tahun 1980-an, dan hingga sekarang
penggunanya terus meningkat. Kehidupan masyarakat saat ini mungkin bisa
dikatakan tidak terlepas dari teknologi yang satu ini. Salah satunya saya
sendiri, yang hampir setiap hari mengakses informasi melalui media online.
Menurut Lister dalam bukunya yang berjudul New
Media: A Critical Introduction, ada enam karakteristik dariNewMedia :
Digital: Dilihat dari prosesnya New Media
sangat berbeda dengan yang dimiliki media pendahulunya. Proses pemasukan data
di sini akan dirubah dalam bentuk angka. Lalu dari data tersebut akan muncul ke
dalam beragam bentuk seperti grafik, teks tertulis, diagram, foto, dan video.
Data-data tersebut kemudian disimpan ke dalam jaringan yang kita biasa kenal
dengan jaringan online yang menggunakan internet untuk menjalankannya,
selanjutnya data disimpan kembali ke memori digital dan terakhir dikirim
kembali melalui jaringan telekomunikasi.
Interactivity : Dalam New Media tidak ada lagi
istilah komunikasi satu arah, melainkan dua arah, dan media baru ini menawarkan
adanya interaktif dalam mengubah tulisan, gambar yang sedang mereka akses.
Jadi, kita sebagai khalayak juga diperuntunkan
sebagai "users atau pengguna" ketimbang menjadi "viewers
atau pelihat". Maka dari itu media baru sangat menuntut masyarakat
penggunanya untuk menjadi aktif dengan interaktif yang ada.
Hypertextual: Dalam New Media dua karakter ini,
yaitu Hypertext dan Hypertextual tidak dapat dipisahkan. New Media terdiri dari
berbagai jaringan yang telah disusun sedemikian rupa, di mana di dalamnya
terdapat berbagai pintu untuk masuk ke suatu hal yang kita inginkan dalam
internet. Keduanya sebagai penghubung antara jaringan satu ke jaringan lainnya.
Itu lah yang nantinya kita kenal sebagai istilah software, database, atau
sistem operasi komputer.
Networked
: Networked dalam bahasa
Indonesia berarti
"berjejaring". New Media memiliki banyak sekali jaringan sehingga
untuk memperoleh dan mengakses suatu informasi khalayak sangat dimudahkan.
Virtual : Virtual memiliki arti hampir sama
dengan dunia nyata. Bisa dikatakan demikian, karena New Media memiliki kencenderungan mirip dengan
kehidupan nyata kita sehari-hari. Tidak hanya menampilkan teks dan gambar
(visual) serta suara (audio), New Media juga bisa mengajak khalayak untuk
berinteraksi secara langsung dalam menanggapi suatu informasi.
Simulated : Simulasi mungkin sangat erat
kaitannya dengan virtual. Mungkin konsep ini ingin berbicara bagaimana New
Media mensimulasi kebiasaan sehari-hari kalayak khususnya dalam pencarian
maupun pertukaran sebuah informasi. New Media ingin menyuguhkannya senyata
mungkin sebagaimana dengan aslinya.
Perkembangan media yang pesat ini memunculkan
banyak inovasi-inovasi baru dari perusahaan media. Bisa kita lihat kemunculan
portal-portal berita online yang semula hanya media konvensional kini mulai
merambah dunia online. Di Indonesia salah satu portal online yang cukup populer
yaitu Kompas.com.
Berawal dari media cetak, kini Kompas
mengembangkan sayapnya dengan membuat Kompas Tv, dan kini mulai merabah New
Media yaitu Kompas.com dan Kompasiana.com. Bila dilihat penerapan karakteristik
New Media sudah diterapkan oleh Kompas.
Pertama yaitu digital, kemunculan Kompas.com
dan Kompasiana.com merupakan langkah Kompas untuk merambah dunia digital.
Khalayak bisa mengakses berita dari Kompas.com dengan memanfaatkan koneksi
internet serta perangkat komputer. Namun kita perkembangan telekomunikasi juga
sangat menunjang akses yang lebih mudah sejak munculnya smartphoneyang
memudahkan khalayak dalam mengakses informasi yang diinginkan.
Kedua Interactivity, dalam Kompas.com dan
Kompasiana.com khalayak tidak hanya semata-mata menjadi penonton yang pasif.
Khalayak diajak melakukan komunikasi melalui dua arah yaitu dengan menyertakan
kolom komentar yang diperuntunkan untuk menanggapi berita-berita yang disajikan
oleh portal berita online Kompas.com.
Ketiga Hypertextual, mungkin kalian pernah
melihat teman atau seseorang menshare link di media sosial , itu salah satu
bentuk karakteristik New Media agar penyebaran informasinya lebih cepat.
Keempat Networked, karakteristik keempat ini
sudah pasti diterapkan oleh portal-portal media manapun. New Mediamembuat
khalayak memudahkan khalayak memperoleh informasi hanya dengan bermodalkan
koneksi Internet semua hal yang ingin diketahui dari seluruh penjuru dunia bisa
didapatkan.
Kelima Virtual, portal berita online tidak
hanya bisa dibaca saja berupa teks, melainkan juga disertakan video yang mana
menampilkan audio visual, jadi tidak hanya dilihat melainkan juga dapat
didengar, sama seperti sedang kita alami, meskipun kita tidak sedang di sana.
Terakhir adalah Simulated, seperti web kaskus mampu
membuat khalayak berbincang-bincang seperti di dunia nyata dengan memanfaatkan
kolom komentar. Serta bisa membagikan info melalui link-link yang tersedia.
sumber : https://mybektiblog.wordpress.com/2017/10/09/sejarah-konsep-serta-penerapan-new-media-di-berbagai-situs/
Lister. M. et al. (2009). New Media: a Critical Introduction Second Edition.
Sadiman, A. (2005). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Pustekkom Dikbud dan PT. Raja Grafindo Persada.
sumber : https://mybektiblog.wordpress.com/2017/10/09/sejarah-konsep-serta-penerapan-new-media-di-berbagai-situs/
Lister. M. et al. (2009). New Media: a Critical Introduction Second Edition.
Sadiman, A. (2005). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Pustekkom Dikbud dan PT. Raja Grafindo Persada.
